Perihal: Tentang Jarak yang Aku Pilih

Dear you,

Aku tahu akhir-akhir ini hidup sedang terasa terlalu berat buat kamu. Mungkin ada hal-hal yang bahkan sulit kamu jelaskan, bahkan kepada orang yang ingin mendengarnya. I know your mind has been fighting battles that I may never fully understand.

Dan mungkin, selama ini aku terlalu sibuk mencoba membuat semuanya sedikit lebih baik.

Aku bertahan dengan niat yang sederhana: kalau aku belum bisa menyelesaikan masalahmu, setidaknya aku ingin jadi satu hal kecil yang bisa membuat harimu lebih ringan. A better conversation. A little distraction. A safe place, maybe. Aku pikir kehadiranku, sekecil apa pun, bisa membuat kamu merasa sedikit less alone.

But I was wrong to think that caring enough could fix what I don’t even fully understand.

Aku baru sadar, sometimes love and care don’t always arrive at the right time. Sometimes, seseorang tidak butuh lebih banyak orang yang bertahan—mereka hanya butuh ruang untuk kembali menemukan dirinya sendiri.

Jadi kali ini, aku memilih pergi bukan karena aku berhenti peduli. Justru karena aku peduli, aku ingin berhenti memaksakan kehadiranku di ruang yang mungkin sedang kamu butuhkan untuk bernapas.

Aku akan memberikan space. Bukan sebagai hukuman, bukan karena marah, dan bukan juga karena semua yang aku lakukan selama ini tiba-tiba tidak berarti. Aku hanya ingin kamu punya waktu untuk handle yourself, at your own pace, without feeling like you have to explain everything to me or be okay just because I’m here.

Selama ini aku bertahan karena aku benar-benar berharap bisa membuat harimu better. Ternyata, mungkin ada hari-hari yang memang tidak bisa diperbaiki oleh orang lain. And maybe that was never my job in the first place.

So, this is me stepping back.

Pelan-pelan. Dengan tenang. Tanpa membenci kamu.

Aku harap kamu menemukan cara untuk berdamai dengan isi kepalamu sendiri. I hope one day you wake up and things feel a little less heavy. Dan semoga kamu bisa kembali menjadi rumah yang nyaman untuk dirimu sendiri, even when no one else is around.

Aku tidak tahu apakah kepergianku akan membuatmu merasa lega, sedih, atau mungkin tidak merasakan apa-apa sama sekali. But I need you to know this: I never wanted to make your life harder.

Aku hanya pernah ingin membuat harimu sedikit lebih baik.

Dan kalau ternyata aku tidak bisa, then maybe the kindest thing I can do now is to give you the space to figure things out on your own.

Take your time.

No pressure to be okay. No pressure to explain. No pressure to become the version of yourself everyone wants you to be.

Just… take care of yourself.

Sincerely,
someone who genuinely wanted to see you feel better


Komentar

Postingan Populer