Rindu

Ada hari-hari ketika rindu datang tanpa permisi.


Bukan sebagai tamu yang mengetuk pelan, tapi seperti hujan yang turun begitu saja. Membasahi semua yang sudah susah payah kubuat terlihat baik-baik saja.


Hari ini adalah salah satunya.


Aku rindu sampai kehilangan ide tentang cara mengatasinya.


Rasanya terlalu penuh untuk dipendam, tapi juga terlalu sunyi untuk diceritakan.


Aku mencoba menyibukkan diri. Membuka film, memutar lagu, berjalan lebih jauh, tertawa lebih keras.


Tetap saja, di sela-sela semuanya, namamu selalu menemukan jalan pulang.


Mungkin memang begini bentuk rindu.


Ia tidak meminta untuk dipenuhi.


Ia hanya ingin diakui bahwa pernah ada seseorang yang membuat pulang terasa begitu dekat, lalu pergi dan membawa seluruh arah bersamanya.


Dan aku…


masih berdiri di tempat yang sama.


Masih sering berharap semesta melakukan satu keajaiban kecil.


Mempertemukan kita lagi, meski hanya sebentar.


Karena ternyata, merindukanmu bukan hal yang paling melelahkan.


Yang paling melelahkan adalah tidak tahu harus membawa rindu ini ke mana.


Komentar

Postingan Populer