Yang Kupikir Masih Ada

Salah paham paling memalukan adalah merasa masih dicintai


Aku kira kita cuma sedang melewati fase.


Makanya aku bertahan.


Aku menganggap balasan yang makin singkat itu cuma karena kamu lagi sibuk. Nada bicaramu yang berubah kupikir cuma karena harimu lagi berat. Bahkan saat kamu mulai menjauh, aku masih sibuk meyakinkan diri sendiri,


“Gapapa… dia pasti balik lagi jadi dia yang dulu.”


Ternyata yang nggak pernah balik bukan mood-mu.


Tapi perasaanmu.


Dan di situlah malunya datang.


Karena selama ini aku memperlakukan harapan seperti fakta.


Aku masih menyimpan tempat untukmu. Masih percaya setiap dinginmu cuma sementara. Masih menunggu seseorang yang diam-diam sudah selesai denganku.


Rasanya bukan cuma patah hati.


Tapi juga kecewa sama diri sendiri.


Kecewa karena ternyata aku salah membaca begitu banyak tanda. Salah mengartikan begitu banyak diam. Salah mengira tatapanmu masih menyimpan aku.


Padahal yang sebenarnya terjadi…


Aku cuma sedang mencintai seseorang yang sudah berhenti mencintaiku.


Dan tidak ada salah paham yang lebih menyakitkan daripada itu.


Karena yang hancur bukan cuma harapannya.


Harga diriku juga ikut retak, saat sadar aku bertahan di tempat yang bahkan sudah lama tidak lagi menungguku.


Komentar

Postingan Populer